SUMENEP | LINKKING.ID – Universitas PGRI (UPI) Sumenep, Madura, Jawa Timur, menegaskan komitmennya memperluas internasionalisasi kampus sebagai strategi menghadapi kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat.
Hal itu disampaikan Rektor UPI Sumenep, Asmoni, dalam prosesi Wisuda di Graha Adi Poday, Sabtu, 22 November 2025.
Dalam pidatonya, Asmoni menyebut perguruan tinggi kini dituntut tidak hanya berperan pada lingkup lokal, tetapi juga memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional dan global.
Menurutnya, percepatan perubahan di dunia pendidikan tinggi mengharuskan institusi terus beradaptasi dan berinovasi.
“Perubahan dalam dunia pendidikan tinggi begitu cepat. Kita ditantang untuk melahirkan kontribusi yang berdampak, baik untuk Indonesia maupun dalam percaturan global. Ini menjadi dorongan bagi kita untuk terus berubah, memperbaiki diri, dan berinovasi,” ujar Asmoni, Sabtu (22/11).
Sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring internasional, UPI Sumenep telah mengikutsertakan mahasiswa dalam program magang di sejumlah negara, termasuk Malaysia.
Program tersebut diproyeksikan dapat membentuk lulusan dengan perspektif global dan daya saing lintas negara. Internasionalisasi kini menjadi pilar kebijakan strategis kampus tersebut.
UPI Sumenep tengah memperkuat Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) untuk menjaring pelajar dari berbagai negara yang ingin mempelajari bahasa dan budaya Indonesia atau melakukan riset di Sumenep.
Selain itu, kampus juga mempersiapkan pengiriman dosen sebagai pengajar bahasa Indonesia ke luar negeri.
Asmoni menyebut, jejaring akademik dengan perguruan tinggi di Jepang dan Australia telah diperluas sebagai bagian dari agenda tersebut.
“Ke depan, bukan hanya mahasiswa, tetapi dosen UPI Sumenep juga akan kami dorong untuk mengabdi dan mengajar di luar negeri,” ucapnya.
Di samping program internasionalisasi, UPI Sumenep turut memprioritaskan transformasi digital serta peningkatan standar layanan pendidikan untuk memperkuat tata kelola dan mempersiapkan civitas akademika menghadapi era digital. (*)
